Pemeriksaan urobilin

Pada kondisi normal, urine tidak mengandung bilirubin. Pengertian Feces Tinja atau feses merupakan semua benda atau zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.

UROBILINOGEN - UROBILIN

Tes ini lebih peka terhadap hemoglobin daripada eritrosit yang utuh sehingga perlu dilakukan pula pemeriksaan mikroskopik urin. Penetapan kuantitatif urobilinogen dalam tinja memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan terhadap tes urobilin, karena dapat menjelaskan dengan angka mutlak jumlah Urobilinogen yang diekskresilkan per 24 jam sehingga bermakna dalam keadaan seperti Anemia Hemolitik dan Ikterus Obstruktif.

Dan didapati hasil berupa pemeriksaan urobilin kuning. Wasir dan radang usus besar adalah yang menjadi penyebab utama Feses menjadi berwarna merah. Hal ini akan mendapatkan perbedaan warna yang signifikan.

Bila masih diinginkan penilaian ekskresi urobilin dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan urobilin urin. Bila urin yang akan diperiksa berada dalam buli-buli kurang dari 4 jam atau tidak terdapat nitrat dalam urin, basil tes akan negatif.

Konsistensi tinja normal semi solid silinder agak lunak, tidak cair seperti bubur maupun keras, berwarna coklat dan berbau khas. Adanya darah dalam tinja 2. Ketika urine kental, urobilin dapat membenuk warna orange kemerahan yang intensitasnya bervariasi dengan drajat oksidasi kamus kesehatan.

Obtruksi extra hepatic. Untuk pemeriksaan rutin dipakai tinja sewaktu dan sebaiknya tinja diperiksa dalam keadaan segar karena bila dibiarkan mungkin sekali unsur unsur dalam tinja menjadi rusak.

Kepekaan tes ini berkurang dengan peningkatan berat jenis urin. Beberapa warna feses yang sering ditemukan diantaranya: Dalam keadaan normal tidak terdapat nitrit dalam urin. Lalu pada potongan kertas saring yang mengandung BaCl2 ini di teteskan urine beberapa tetes.

PEMERIKSAAN FESES (FAECES)

Pembacaan hasil dilihat ada atau tidaknya fluorensi hijau dengan nilai positif 1 atau positif 2. Selain urobilin warna tinja dipengaruhi oleh berbagai jenis makanan, kelainan dalam saluran pencernaan dan obat yang dimakan. Untuk mengirim tinja, wadah yang baik ialah yang terbuat dari kaca atau sari bahan lain yang tidak dapat ditembus seperti plastik, bermulut lebar, bertutup ulir.

Keep optimist!!! Perlu diperhatikan bahwa urin yang diperiksa hendaklah urin yang telah berada dalam buli-buli minimal 4 jam, sehingga telah terjadi perubahan nitrat menjadi nitrit oleh bakteri.pemeriksaan sedimen urine (mikroskopis) Untuk pemeriksaan sediment urine ini diperlukan urine yang baru, kemudian dilakukan sentrifugasi dengan kecepatan sekitar rpm, selama 5 menit.

Supernatanya dibuang dan disisakan dengan memakai kurang lebih 1 cm bagian bawahnya. Urobilin adalah pigmen alami dalam urin yang menghasilkan warna kuning.

Ketika urin kental, urobilin dapat membuat tampilan warna oranye-kemerahan yang intensitasnya bervariasi dengan derajat oksidasi, dan kadang-kadang menyebabkan kencing terlihat merah atau berdarah.

· Urobilin adalah pigmen alami dalam urine yang menghasilkan warna kuning. Ketika urine kental, urobilin dapat membenuk warna orange kemerahan yang intensitasnya bervariasi dengan drajat oksidasi (kamus kesehatan).

UROBILINOGEN Syarat Pemeriksaan Urine: Urine segar Urine dengan pengawet Na2CO3 Urine segar yg diekskresikan sore hari Botol penampung coklat (menghindari oksidasi urobilinogen menjadi urobilin) Metode pemeriksaan Erlich Wallace & Damon Carik celup. Pemeriksaan urobilin sendiri lebih bagus jika bersamaan dengan test urobilinogen dengan catatan sampel urin masih segar.

Jika sampel tidak segar maka lakukan pemeriksaan urobilin saja karena untuk pemeriksaan urobuilinogen dihasruskan menggunakan sampel yang masih segar jika tidak ada mengahasilkan negatif palsu.

· Pemeriksaan bilirubin akan beraksi negatif pada tinja normal, karena bilirubin dalam usus akan berubah menjadi urobilinogen dan kemudian oleh udara akan teroksidasi menjadi urobilin.5/5.

Pemeriksaan urobilin
Rated 4/5 based on 90 review